0 Comments

Government panel rules saturated fat in butter, cheese and meat IS bad for  you | Daily Mail Online

Mentega atau butter merupakan produk sehari – hari yang kita sering jumpai baik dalam supermarket maupun dalam dapur. Dalam penggunaannya butter seringkali tertukar dengan margarin. Bahkan banyak sekali masyarakat yang menyebut kedua produk ini sama. Namun, kedua produk ini merupakan produk yang berbeda. Butter merupakan salah satu hasil olahan susu. Baik dalam bentuk susu sapi maupun susu lainnya. Namun, butter biasanya dibuat menggunakan susu sapi. Margarin sendiri terbuat dari minyak nabati atau tumbuhan. Sehingga dalam pembuatannya menggunakan teknologi bertekanan tinggi untuk mendapatkan bentuk padat dari minyak tanamanan tersebut. Sehingga banyak masyarakat menggunakan margarin untuk memasak makanan yang mebutuhkan minyak sedikit. Seperti menggoreng telur ataupun menumis. Dalam perkembangannya banyak sekali jenis mentega atau butter yang digunakan oleh masyarakat. Sehingga masyarakat dapat memilih mentega yang sesuai dengan selera dan kebutuhan masyarakat. Butter lebih dahulu hadir ditengah – tengah masyarakat daripada margarin. Namun, diproduksi dalam skala besar setelah pengenalan produk keju kepada dunia. Mentega memiliki banyak sekali kandungan baik didalamnya. Dalam satu sendok makan mentega mengandung kalori sebanyak 102, lemak 12 gram, dan natrium 2 mg. Lemak yang terkandung dalam satu sendak makan mentega tersebut mengandung 30,5 mg kolesterol dimana kolesterol merupakan lemak jenuh. Tubuh memiliki ambang batas dalam kebutuhan lemak jenuh sehingga konsumsi margarin sebaiknya sesuai dengan anjuran yang disarankan.

Mentega atau butter memiliki beberapa kandungan baik yang terkandung didalamnya yakni vitamin A, Vitamin E, Vitamin B12 dan Vitamin K. Sehingga konsumsi butter baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin A dalam butter baik untuk kesehatan kulit, pembentukan imun dan kesehatan mata anda. Selain itu, kandungan vitamin E dalam butter mampu berperan sebegai antioksidan sehingga baik untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Vitamin B12 dan Vitamin K baik untuk kesehatan dimana vitamin B12 berperan dalam pembentukan zat besi dan vitamin K sebagai vitamin untuk memperkuat tulang. Dalam butter terkandung CLA atau asam linuleat konjugasi yang dapat digunakan sebagai salah satu zat antikanker. CLA dapat digunakan sebagai pencegah kanker payudara, usus besar, perut, prostat, bahkan liver. Kandungan CLA juga dapat membantu kita dalam menjaga penambahan berat badan. Sehingga konsumsi butter seusai dengan takaran dapat menyehatkan tubuh kita dan memperbaiki imunitas tubuh. Selain pada butter, kandungan CLA banyak ditemukan pada protein hewani seperti daging sapid an produk olahan susu lainnya. Kandungan butter yang banyak bermanfaat bagi tubuh juga berfungsi dalam mencegah terjadinya penyakit jantung. Kandungan vitamin A pada butter mampu menstabilkan kinerja jantung. Ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yag kaya akan vitamin A sebab vitamin ini akan membuat sang anak memiliki jantung yang sehat dan kuat. Selain itu, sang anak akan memmiliki jaringan pembulah darah dalam jumlah yang banyak sehingga anak dapat terlahir dengan sehat. Penjelasan diatas, menjelaskan akan pentingnya mengonsumsi butter dalam kehidupan sehari – hari. Namun perlu diingat bahwa konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan kesehatan tubuh juga menurun. Sebab itu, konsumsi butter harus sesuai dengan kebutuhan harian tubuh. Untuk ibu hamil sebaiknya knsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anda dalam mengonsumsi butter sebagai konsumsi harian anda. Sehingga anak dan ibu dapat sama sama sehat. Dalam keseharian adalah sehingga anda harus memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi.

Author

admin@taranenko.biz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *