0 Comments

Faringitis atau sakit tenggorokan terjadi ketika mukosa di belakang tenggorokan atau tenggorokan meradang. Peradangan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan, kekeringan dan kesulitan. Penyebab faringitis termasuk infeksi virus atau infeksi bakteri streptokokus pada kelompok A. Faringitis virus sering sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari seminggu. Mengetahui penyebab yang mendasarinya dapat membantu orang tersebut memilih jenis perawatan untuk meredakan gejalanya.

Virus ini dapat menyebar melalui air liur, jadi siapa pun bisa mendapatkannya dengan berbagi alat makan, meneteskan batuk dan bersin atau dengan berciuman. Meskipun kurang umum, infeksi bakteri juga dapat menyebabkan faringitis. Bakteri Streptococcus Grup A adalah jenis bakteri yang menyebabkan faringitis pada anak-anak.

Perawatan untuk faringitis dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Namun, kunci terpenting untuk penyembuhan adalah menjaga kerongkongan tetap lembab. Selain itu, menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membantu meringankan gejala faringitis.

Untuk infeksi bakteri, dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik oral seperti amoksisilin atau penisilin. Antibiotik ditujukan untuk mencegah komplikasi, seperti demam rematik atau penyakit ginjal, bukan untuk mengobati sakit tenggorokan. Penting untuk melengkapi seluruh rangkaian antibiotik untuk memastikan bahwa infeksi sudah sembuh dan mencegah infeksi ulang.

Faringitis virus tidak merespons terhadap antibiotik, tetapi biasanya sembuh sendiri. Namun, obat-obatan yang tidak dibeli, seperti parasetamol atau ibuprofen, dapat membantu mengurangi rasa sakit dan demam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *