0 Comments

Pasar smartphone murah di Indonesia, yang berkisar antara Rp1 hingga Rp2 juta, masih diminati. Selama ini smartphone dirilis karena harganya yang murah. Xiaomi, misalnya, hanya memiliki jajaran smartphone termurah dan terlengkap dan harus diakui sebagai yang terlaris. Namun, dia sekarang ditemani oleh pemain baru. Begitu sampai di Indonesia, Realme langsung agresif. Setelah sukses dengan Realme 2 dan 2 Pro, mereka menghadirkan C1 Realme, dengan harga Rp1.499.000.

Meski dijual dengan harga masuk, C1 Realme masih memiliki desain modern. Salah satunya adalah bagian belakang tubuh yang mengkilap, sehingga terlihat seperti cermin, meskipun tidak seperti yang tertua, Realme 2. Ini biasanya membuat tubuh sangat fleksibel ketika dipegang, misalnya dalam kasus Nokia 6.1 Plus, yang telah dialami. Reame C1 masih lengket dan pas di tangan Anda.

Layarnya memiliki ukuran 6,2 inci, sehingga bodinya besar dan lapang, bukan mini. Ditambah resolusi HD + rasio 19: 9 alias frame tipis. Masih ada aroma yang menghiasi itu layaknya smartphone hingga menengah dan premium saat ini. Untuk memaksimalkan ukuran layar, lepaskan tombol fisik dengan hanya menampilkan tombol yang muncul di layar saat digunakan. Setiap sudut dibulatkan dengan ketebalan total hanya 0,32 inci.

Apa yang membuat agak telanjang untuk mengkritik desain Realme C1 adalah bahwa bingkai kamera belakang kurang estetika. Kami percaya bahwa desain ini tidak sejalan dengan housing belakang, yang bagus. Kami juga sadar ada satu hal yang hilang di bagian belakang tubuhnya, yaitu pemindai sidik jari. Dunia C1 tampaknya sangat mirip dengan norma bahwa kisaran harga Rp1-2 juta smartphone tidak diperlukan untuk menawarkan fungsi-fungsi ini.

Author

admin@taranenko.biz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *