0 Comments

Transaction Management | CBRE

Skor kredit merupakan salah satu penilaian bank terhadap personal yang mengajukan pinjaman kepada bank. Skor kredit dilihat dari berbagai aspek yang dimiliki personal tersebut. Berbagai aspek yang terlibat dalam penilaian skor kredit menjadi suatu pertimbangan bank dalam menentukan langkah untuk memberikan pinjaman kepada personal tersebut. Sebab, tolak ukur bank dalam memberikan pinjaman terletak pada skor kredit tersebut. Skor kredit atau penilaian bank terhadap personal yang mengajukan pinjaman dapat dibagi jadi berbagai kriteria. Skor kredit yang sangat rendah mengindikasikan bahwa personal tersebut kemungkinan tidak dapat melaksanakan kredit dengan lancar karena memiliki beberapa halangan yang satu dan lainnya. Sebaliknya, apabila skor kredit personal baik dan mencapai target penilaian bank maka kredit bank tersebut akan lancar dijalankan dan diangsurkan kepada bank. Sebab itu, dalam prakteknya, skor kredit menjadi salah satu yang penting dalam menjalankan suatu kegiatan pinjaman. Baiknya, dalam mengajukan pinjaman banyak masyarakat yang wajib menyadari dan menghitung skor kredit mereka sendiri sehingga saat mengajukan pinjaman kepada bank jalan mereka akan lancar. Skor kredit dapat dihitung tanpa perlu bersusah payah ke bank. Skor kredit dapat dihitung oleh penyedia jasa keuangan untuk melakukan checking kelayakan dalam mengajukan peminjaman tersebut. Kedepannya dalam melunasi pinjaman masyarakat tidak tertatih tatih dan macet dijalan.

Skor kredit memiliki beberapa stage atau yang disebut sebagai kategori. Dalam setiap tatanan kategori dalam penilaian tersebut maka dapat digolongkan personal yang melakukan pinjaman masuk kedalam kategori berapa. Kategori yang terdapat oleh personal berdasarkan dengan skor kredit yang telah dilakukan sehingga menjadi catatan dalam melunasi pinjaman yang dilakukan tersebut. Jadi dalam melakukan pinjaman, kita diharuskan untuk melakukan penilaian yang disebut dengan skor kredit. Skor tersebut kemudian akan menjadi catatan tersendiri bagi bank terhadap setiap personal dalam melakukan peminjaman tersebut. disimpulkan bahwa kategori skor kreditur yakni catatan terhadap pinjaman yang dilakukan oleh personal tersebut. kategori skor kredit dibagi menjadi 5 yakni kredit lancar, kredit dalam perhatian khusus, kredit tidak lancar, kredit diragukan, dan kredit macet. Kredit lancar merupakan kategori kredit dimana personal rajin membayarkan pinjamannya kepada bank. Kredit dalam perhatian khusus merupakan pembayaran pinjaman yang lewat waktu tenggat hingga 90 hari. Kredit tidak lancar adalah personal yang tidak membayarkan pinjaman hingga 120 hari. Kredit diragukan adalah pinjaman yang menunggak hingga 180 hari dan belum dibayarkan. Kredit macet adalah pinjaman yang tidak dibayarkan hingga 180 hari. Pembayaran pinjaman memang dihitung perbulan. Dimana apabila kalian mengabaikan hal ini maka kalian tidak dapat melakukan pinjaman kembali kepada pihak bank sebab peminjaman tersebut akan memiliki record atau catatan riwayat. 

 

Author

admin@taranenko.biz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *